Di tulis kembali oleh : Iip Saripudin

Kepemimpinan adalah usaha untuk mempengaruhi orang lain sehingga orang yang di pengaruhi bersikap dan bertindak sesuai dengan keinginan pemimpin.(soeryono soekanta).
Dalam falsafah jawa dasar-dasar kepemimpinan itu ada tiga yaitu:
1.ing ngarso sung tulodo,artinya seorang pemimpin segala sikap dan tindakanya harus patut di jadikan contoh bagi bawahanya,selain itu berdasarkan dasar kepinpinan yang pertama seoran pemimpin harus berada di tengah masyarakat yang bersangkutan.
Bagaimana mungkin seorang pemimpin akan di jadikan contoh atau tauladan jika tdk pernah bersama sama dengan bawahanya.
2.Ing madyo mangun karso,artinya :seorang pemimpin apabila di tengah2 masyarakat harus mampu membangun semangat/memotivasi bawahanya untuk maju demi menggapai cita2 yang akan di wujudkan bersama-sama,hal ini juga di syaratkan seorang pemimpin adalah seorang orator yang handal.
3.tut wuri handayani,artinya :seorang pemimpin di belakan memberi dorongan kepada bawahanya,maka pada point tiga ini seorang pemimpin harus banyak melakukan silaturrahmi pada bawahanya sebagai tahap terakhir walaupun setiap tahap2 itu harus di lakukan secara kontinyu.
Ketiga dasar itu antara yang satu tidak boleh di pisah2kan,krn pemisahan salah satu itu menyebabkan tidak sempurnanya sebuah kepemimpinan.
Jika ketiga dasar kepemimpinan di atas yang nampak adalah bentuk kepemimpinan yang terkesan tradisional tidak bagi saya,kepemimpinan di atas adalah bentuk kepemimpinan sejati di abad ini.
Dan sekilas ketiga dasar di atas adalah falsafah jawa semata,tidak pula karena dasar kepemimpinan di atas adalah berasal dari peleburan budaya jawa dengan islam,karena ketiga dasar di atas merupakan bentuk penerjemahan dari ketiga unsur iman.
Dasar kepimpinan di atas pada point satu merupakan bentuk iman yang tertinggi,dan seolah jika poin satu di jabarkan seorang pemimpin harus mempunyai iman yang kokoh serta ahlak yg sempurna.
Poin yang kedua adalah bentuk dari unsur iman yang kedua.
Dan yg ke tiga adalah unsur iman yang pertama,dan fungsi dasar kepemimpinan yang ketiga adalah mengokohkan hati bawahanya.
Selain tiga dasar kepemimpinan di atas,seorang pemimpin mempunyai satu syarat,dan syarat itu adalah bijaksana,sebagaimana firman Alloh:ajaklah mereka kejalan tuhanmu dengan cara bijak(hikmah)dan berdebatlah dg mereka dg memberi penjelasan yg lebih baik(QS ibrohim)