Manajemen Operasional

RUANG LINGKUP DAN KONSEP MANAJEMEN OPERASIONAL

            Manajemen operasional (MO) adalah ilmu yang membahas tentang bagaimana membangun dan mengelola operasi suatu organisasi, mulai dari perencanaan operasional, perancangan sistem operasi hingga pengendalian sistem operasional

Ada tiga pengertian yang penting mendukung pelaksanaan kegiatan manajemen operasional yaitu,

  1. Fungsi manajemen operasional; yang dapat dinyatakan bahwa manajer operasional bertanggung jawab untuk mengelola bagian atau fungsi di dalam organisasi yang menghasilkan barang dan jasa.
  2. Sistem manajemen operasional; mengenai sistem yang berkaitan dengan perumusan sistem transformasi (konversi) yang menghasilkan barang dan jasa.

Perlu diingat bahwa, di dalam proses konversi yang menjadi elemen dasar adalah faktor masukan (inputs factor) untuk diproses dan keluaran (outputs) sebagai hasil dari proses masukan, disertai informasi umpan balik (information feedback) yang merupakan sistem operasional (Adam and Ebert, 1995).

  1. Keputusan di dalam manajemen operasional; pengambilan keputusan, khususnya keputusan yang tidak terprogram dan beresiko.

Di dalam manajemen operasional terdapat empat fungsi penting yang seharusnya menjadi perhatian, yaitu:

Pertama; proses pengolahan yang menyangkut metode dan teknik yang digunakan untuk pengolahan faktor masukan (inputs factor).

Proses pengolahan merupakan suatu rangkaian kegiatan yang dilakukan dengan menggunakan peralatan, sehingga masukan (inputs) dapat diolah menjadi keluaran (outputs) baik berupa barang atau jasa, yang pada akhirnya dapat dijual kepada pelanggan atau konsumen, untuk memungkinkan organisasi memperoleh hasil keuntungan yang diinginkan.

Kedua; jasa-jasa penunjang, merupakan sarana pengorganisasian yang perlu dijalankan, sehingga proses pengolahan dapat dilaksanakan secara efektif dan efisien.

Dalam melayani operasional, jasa-jasa penunjang akan dimulai dengan melakukan aktivitas sebagai berikut.

  1. Desain Produk dan Jasa, dimana banyak terjadi perubahan atau variasi dari produk dan jasa yang dibutuhkan atau diinginkan oleh konsumen.
  2. Teknologi, dimana organisasi atau perusahaan harus dapat mengikuti perkembangan teknologi, karena teknologi dapat berpengaruh pada produksi barang atau jasa yang dihasilkan.

Dan perkembangan teknologi akan berdampak pada:

Pertama; Peralatan yang digunakan sehingga menimbulkan penambahan dana untuk investasi dan biaya produksi untuk pengolahan yang lebih mudah.

Kedua; Bahan yang digunakan dapat menimbulkan penggantian bahan yang dibutuhkan atau jumlah pemakaian bahan yang lebih hemat dan efisien.

Ketiga; cara pengolahan yang lebih sederhana sehingga dapat menciptakan biaya operasional yang lebih murah.

Keempat; Penciptaan mutu atau kualitas produk yang dihasilkan lebih baik, sehingga inspeksi dan pengendalian dapat dilakukan secara intensif.

  1. Menggunakan sumber daya yang ada (use of resources). Mesin dan peralatan serta tenaga kerja dan bahan-bahan perlu diupayakan agar dapat dipergunakan secara optimal dan dapat lebih hemat serta lebih efisien. Diperlukan beberapa tahapan langkah untuk dapat melakukan cara ini secara sistematis, antara lain:

1)    Melakukan Studi Kerja (Work Study), untuk mengkaji dan menganalisis pengukuran yang hati-hati atas seluruh pekerjaan dan kegiatan organisasi secara keseluruhan.

2)    Manajemen Bahan (Materials Management), yang berkaitan dengan proses penentuan pengadaan bahan, prosedur permintaan bahan, perencanaan persediaan, pengaturan/antisipasi penyimpangan bahan, dan pengendalian atau pengawasan persediaan.

3)    Riset Operasional (Operasional Research), yang menggunakan pendekatan model matematis dalam mengoptimalkan penggunaan bahan bagi upaya untuk meminimalkan biaya operasional. Tujuannya untuk melaksanakan operasional secara efektif dan efisien.

Ketiga; perencanaan yang merupakan penetapan keterkaitan dan pengorganisasian dari kegiatan operasional yang akan dilakukan dalam suatu kurun waktu atau periode tertentu.

Perencanaan fungsi operasional dimaksudkan agar kegiatan dapat terarah bagi pencapaian tujuan manajemen dan fungsi operasional dapat terlaksana secara efektif serta efisien.

Dalam hubungannya dengan fungsi operasional, perencanaan dilakukan dengan menyusun :

l  Perencanaan operasional

l  Perencanaan persediaan dan pengadaan

l  Perencanaan mutu

l  Perencanaan penggunaan kapasitas

l  Perencanaan penggunaan SDM.

Tujuan pengoperasian sistem di dalam manajemen operasi secara umum adalah dengan kreativitas yang tinggi dapat menciptakan pertambahan nilai pada outputs yang diberikan bagi konsumen melalui pemanfaatan bagian-bagian dari infut, serta melakukan inspeksi yang akurat pada proses konversi.

Keempat; pengendalian dan pengawasan yang merupakan fungsi untuk menjamin terlaksananya kegiatan sesuai dengan apa yang telah direncanakan, sehingga maksud dan tujuan penggunaan dan pengolahan masukan (inputs) yang secara nyata dapat dilaksanakan.

Fluktuasi yang tidak menentu di dalam manajemen operasional akan merupakan bagian yang sulit dikendalikan sehingga tidak dapat dimasukkan di dalam perencanaan operasional, seperti pengaruh-pengaruh lingkungan (pemogokan kerja, bencana alam, dll) yang menyebabkan setiap perencanaan dengan realisasinya akan selalu berbeda.

Untuk mengantisipasinya, manajer operasional harus mampu melakukan peramalan yang akurat terhadap keadaan yang sulit diduga.

            Umpan balik, di dalam manajeman operasional merupakan proses informasi yang dapat dikendalikan oleh manajer di dalam pengambilan keputusan untuk melaksanakan aktivitas serta kebutuhan akan perbaikan-perbaikan yang mungkin dilakukan.

            Teknologi, yang perkembangannya sangat cepat dan canggih yang secara ilmiah harus diikuti dengan perkembangan serta penyesuaian fasilitas tempat kerja, peralatan, serta diikuti dengan peningkatan dan kemampuan SDM yang berhubungan dengan proses konversi.

download file

PENGUATAN PERAN PEMERINTAH DAERAH DALAM PERCEPATAN PENGENTASAN KEMISKINAN

 

Salah satu arahan yang disampaikan oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dalam Pembukaan Rapat Kerja Pemerintah Tahun 2013 yang dilaksanakan pada tanggal 28 Januari 2013 adalah peningkatan kesejahteraan rakyat. Presiden memberikan catatan bahwa tantangan dan pekerjaan rumah bagi Pemerintah adalah bagaimana menurunkan kemiskinan dan mencegah melebarnya kesenjangan sosial-ekonomi masyarakat.

Sesuai alur pemikiran ilmu ekonomi mengenai hukum kenaikan hasil yang semakin berkurang (law of diminishing returns), Presiden SBY menyadari bahwa upaya menurunkan angka kemiskinan yang sudah semakin mengecil (mendekati kisaran satu digit persen) akan lebih lambat dan sulit dibandingkan upaya ketika kemiskinan berada pada tingkatan yang tinggi (kisaran belasan bahkan puluhan persen). Oleh karena itu Beliau menekankan diperlukan program kerja yang tidak hanya sekedar business as usual, namun perlu satu upaya yang sangat serius, terintegrasi dan sinergi (pusat dan daerah, sektoral dan regional) untuk terus menurunkan angka kemiskinan dan mengurangi kesenjangan sosial-ekonomi di Indonesia. Lebih lanjut Presiden menggaris-bawahi pentingnya pengelolaan inflasi daerah yang merupakan penyumbang terbesar terhadap peningkatan kemiskinan.

Tulisan berikut akan memaparkan mengenai upaya pengentasan kemiskinan dan kesenjangan sosial-ekonomi di Indonesia melalui sinergitas antara Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah.

Permasalahan Kemiskinan dan Perkembangan Angka Kemiskinan

Permasalahan kemiskinan bersifat multi dimensional dan semakin disadari tidak hanya sekedar masalah ekonomi-keuangan yang berkaitan dengan kemampuan untuk memperoleh pendapatan maupun kemampuan membeli barang dan jasa (pengeluaran). Sebagaimana dijelaskan oleh Paul Shaffer (2008), perkembangan pemikiran dan perhatian terhadap aspek kemiskinan menunjukkan perubahan mendasar dimana konsep kemiskinan semakin luas (bukan hanya physiological deprivations, namun hingga mencakup social deprivations), penyebab kemiskinan semakin luas (termasuk sosial, politik, budaya, kekerasan dan sumber daya alam), dan fokus kemiskinan semakin dalam (mencakup hingga strategi perlindungan sosial, mitigasi dan pengurangan resiko).

Hal tersebut selaras dengan pemikiran peraih Nobel Amartya Sen yang mengungkapkan bahwa seseorang yang miskin menderita akibat keterbatasan kemampuan (capabilities), kesempatan (opportunities)dan kebebasan (freedoms). Bank Dunia (2010) juga mendefinisikan ulang kemiskinan sebagai berikut: “Poverty is pronounced deprivation in well-being, and comprises many dimensions. It includes low income and the inability to acquire the basic goods and services necessary for survival with dignity. Poverty also encompasses low level of health and education, poor access to clean water and sanitation, inadequate physical security, lack of voice and insufficient capacity and opportunity to better one’s life”.

Perkembangan tingkat kemiskinan di Indonesia menunjukkan bahwa krisis multidimensional yang terjadi pada periode 1997-1998 telah membalikkan trend penurunan kemiskinan dan menyebabkan angka kemiskinan melonjak hingga mencapai 49,50 juta jiwa (atau 24,23%) pada tahun 1998. Sebagaimana terlihat dalam Grafik I : Jumlah dan Persentase Penduduk Miskin di Indonesia (1996-2012),secara bertahap angka kemiskinan terus menurun menjadi 35,10 juta atau 15,97% (2005), 32,53 juta atau 14,15% (2009), dan padabulan September 2012 menjadi 28,59 juta jiwa atau 11,66% dari populasi penduduk.Angka kemiskinan yang dilansir oleh BPS tersebut menggunakan nilai garis kemiskinan, dimana penduduk miskin didefinisikan sebagai penduduk yang memiliki rata-rata pengeluaran per kapita per bulan di bawah garis kemiskinan, yaitu nilai pengeluaran kebutuhan minimum makanan yang disetarakan dengan 2100 kilo kalori/kapita/haridan non makanan, yaitu perumahan, sandang, pendidikan, dan kesehatan.

download file

Iris – Goo Goo Doolls – Accoustic Cover

 

download video

Tekhnologi Masa Depan Telah dimulai (8)

Memasuki Era Hiper-Sonik, Scramjet

Scramjet akan menjadi salahsatu revolusi terbesar dalam sejarah transportasi dunia. Pesawat tempur tercanggih di dunia sekarang, F/A-22 Raptor milik Amerika berkecepatan maksimal Mach 2, atau 2 kali kecepatan suara. Pesawat penumpang Scramjet, akan membawa anda terbang dengan kecepatan 10 kali kecepatan suara, Mach 10. Penerbangan dari New York ke Tokyo yang sekarang ditempuh dalam waktu 18 jam yang panjang dan melelahkan, akan ditempuh Scramjet, hanya dalam 120 menit.

era hypersonic

Scramjet tidak perlu memakai bahan bakar roket biasa yang mahal dan berat, bahan bakarnya menggunakan hidrogen cair yang dicampur penyedotan oksigen langsung dari atmosfer (air-breathing scramjet engine). Pembakaran hidrogen dan oksigen pada kecepatan supersonik inilah yang akan mengakselerasikan kecepatannya.

Ini akan membuat penerbangan dari satu tempat ke tempat lain di seluruh dunia menjadi super cepat.

Tekhnologi Masa Depan Telah dimulai (7)

Space Elevator, Tangga Menuju Bintang-bintang

Space elevator atau Tangga Luar angkasa adalah seperti lift yang sangat tinggi dari bumi menuju ke orbit bumi di luar angkasa, 35.000 kilometer tingginya. Dengan lift ini perjalanan ke orbit bumi akan menjadi lebih mudah, dan murah.

space elevator

Banyak orang berharap, bahwa program ruang angkasa yang tadinya berhenti sampai di bulan karena sangat mahal, akan bisa dimulai lagi. Dan mungkin impian manusia untuk pergi ke Mars, akan terwujud.

Lift ini awalnya hanya berupa khayalan, tapi ternyata dengan ditemukannya sebuah teknologi baru, hal ini menjadi sangat memungkinkan diwujudkan. Teknologi itu adalah Carbon nanotube, material baru yang dikatakan lebih kuat dari intan dan lebih ringan dari baja.

Hal ini nantinya akan memungkinkan dimulainya era baru dalam penjelahajan ruang angkasa

Tekhlonogi Masa Depan Telah Dimulai (6)

Jubah Menghilang Harry Potter, Metamaterial

jubah menghilang

“The announcement last November of an “invisibility shield,” created by David R. Smith of Duke University and colleagues, inevitably set the media buzzing with talk of H. G. Wells’s invisible man and Star Trek’s Romulans”.MIT Technology Review

Hanya beberapa tahun yang lalu, seluruh ilmuwan ternama dunia masih yakin bahwa tidak ada satupun material di dunia ini yang bisa membuat manusia menghilang. Itu benar-benar tidak mungkin, karena itu melanggar semua hukum alam yang diketahui manusia. Tapi mereka semua salah.. Metamaterial, menjadi salahsatu bahan yang ramai dibicarakan. Bahan ini bisa membuat sesuatu, menjadi tidak terlihat. Sebuah baju yang menggunakan teknologi ini bisa membuat pemakainya “menghilang”, seperti jubah ajaib dalam “Harry Potter”.

Sebuah pesawat tempur dengan bahan metamaterial akan jadi tidak terlihat, bukan sekedar tidak terlihat radar seperti teknologi “Stealth”, tapi benar-benar tidak terlihat mata seperti alat cloaking device dalam Star Trek.

Ini bisa dilakukan misalnya dengan menciptakan material artifisial yang mampu membelokkan radiasi elektromagnetik, demikian pula dengan cahaya, yang pada dasarnya adalah radiasi elektromagnetik. Bahannya bisa seperti timah dan plastik yang diatur dalam struktur pola tertentu.

Metamaterial akan membelokkan cahaya, mengelilingi obyek yang diselimutinya dan berkumpul kembali di ujungnya, seperti air sungai mengelilingi sebuah batu. Dalam penelitian terakhir di Perdue University mereka menggunakan jarum-jarum khusus yang akan membelokkan cahaya melampaui obyek yang diselubungi sementara obyek di belakangnya akan terlihat.

Material ini sedang diteliti di seluruh dunia termasuk di MIT, University of California Berkeley, Duke University, dan Caltech di LA.

Tekhnologi Masa Depan Telah Dimulai (5)

Komputer Kuantum

komputer kuantum

 Bayangkan sebuah komputer masa depan, yang kecepatannya ribuan kali lebih cepat dari supercomputer tercepat sekarang. Ribuan kali lebih cepat dan efisien dari IBM “Roadrunner” di Los Alamos yang kecepatannya mencapai 1.7 petaflops (1 petaflop = 10^15 operasi per detik).

Inilah kedahsyatan komputer kuantum. Komputer ini begitu dahsyat karena diciptakan memakai fenomena keajaiban dunia kuantum, Superposition dan Quantum Entanglement.

Dalam pemecahan kode misalnya (kriptografi), untuk memecahkan kode yang digitnya sampai 140, komputer biasa akan memerlukan waktu milyaran tahun untuk memecahkannya. Tapi dengan komputer kuantum, ini bisa dipecahkan hanya dalam waktu beberapa puluh menit saja. Dengan komputer ini manusia juga akan bisa memprediksikan cuaca di bumi dan gejala-gejala alam lain yang sangat kompleks dengan sangat akurat berbulan-bulan sebelumnya, seperti gempa bumi dan tornado. Dan tentu saja ini akan makin merevolusikan lagi kecepatan pengembangan seluruh teknologi canggih yang ada sekarang.

%d blogger menyukai ini: